.jpg)
"Apakah yang paling tajam di dunia ini?".
Murid-muridnya menjawab dengan serentak, pedang...
Benar kata Imam Ghozali, tapi yang paling tajam adalah "lidah manusia". Karena melalui lidah, manusia dengan gampangnya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri.
Allahu A'lam
Astaghfirullah..
Astaghfirullah..
Astaghfirullah..
Astaghfirullah..
Astaghfirullah..
Orang tua kita selalu memberi petuah kepada kita setiap kita menginjak suatu tempat baru atau lingkungan baru untuk jangan meninggalkan Salat 5 waktu, jangan lupa jaga kesehatan ,hemat dan ingatlah "MULUTMU HARIMAUMU".
Lidah tidak bertulang,terkadang kita suka ringan membuka mulut mengeluarkan kata-kata yang terkadang menyakiti hati atau melukai perasaan saudara kita sendiri.kita terkadang terlalu gampang mengeluarkan kata-kata tanpa pernah memikirkan apa akibat dari kata-kata yang kita keluarkan yang mungkin akan merusak suatu hubungan silahturahmi antar saudara,silahturahmi antar anggota keluarga atau merusak hubungan suami istri dalam suatu bahtera rumah tangga.kita manusia memang tidak pernah lepas dari khilaf atau lupa tetapi kita harus saling mengingatkan agar kita tidak menyakiti dan melukai hati orang-orang disekitar kita, membiasakan diri untuk mengendalikan emosi , membiasakan untuk memuji dan membuat orang-orang disekitar kita merasakan bahwa mereka penting bagi kita tentu saja dengan setulus hati , dan terakhir berani meminta maaf kepada siapapun yang tersakiti dan terlukai hatinya sengaja maupun tidak sengaja oleh perkataan yang telah kita ucapkan.
"buat Frida Soeprijatna dan panji Kusuma ,sebagai sahabat Fidon Mohon Maaf untuk Semuanya "
semoga kita merupakan orang-orang yang selalu mendapat limpahan Rahmat Allah SWT
Jumat, 22 Oktober 2010
lidah manusia
Diposting oleh La Beneamata Gemini di 02.06
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar